Apa Itu Alat Ini?
API dan database biasanya mengembalikan data sebagai JSON, tapi spreadsheet, Excel, Google Sheets, dan kebanyakan tool import data mengharapkan CSV. Tool ini menjembatani kesenjangan itu: tempel sebuah array objek JSON (seperti respons API), dan tool ini membangun CSV dengan satu kolom per kunci unik dan satu baris per objek.
Konversi ini menangani detail yang biasanya merusak pendekatan sederhana: nilai yang mengandung koma atau tanda kutip di-escape dengan benar, field yang hilang menjadi sel kosong alih-alih menyebabkan konversi gagal, dan objek atau array bertingkat di dalam sebuah field diserialisasi sebagai string JSON di sel tersebut alih-alih diam-diam dibuang.
Mengapa Menggunakannya?
- Deteksi header otomatis — daftar kolom dibangun dari gabungan semua kunci di seluruh objek, jadi catatan yang tidak konsisten tidak merusak output.
- Escaping CSV yang benar — nilai dengan koma, tanda kutip, atau jeda baris diberi tanda kutip dengan benar, sehingga file terbuka dengan bersih di Excel atau Google Sheets.
- Menangani data bertingkat — objek atau array di dalam sebuah field diserialisasi ke teks JSON alih-alih menyebabkan error.
- Salin ke clipboard atau unduh langsung sebagai file .csv.
- 100% client-side — data Anda (respons API, catatan yang diekspor) tidak pernah diunggah ke mana pun.
Cara Menggunakan
- Tempel sebuah array objek JSON, misalnya [{"name":"Alice","age":30},{"name":"Bob","age":25}].
- Klik "Convert to CSV".
- Periksa outputnya — salin atau klik "Download CSV" untuk menyimpan sebagai file.
- Buka file yang diunduh di Excel, Google Sheets, atau tool spreadsheet apa pun.
Contoh
Input
[{"name":"Alice","age":30},{"name":"Bob","city":"NYC"}]Output
name,age,city
Alice,30,
Bob,,NYCPerhatikan bagaimana "city" dan "age" keduanya menjadi kolom meski tidak ada satu objek pun yang memiliki keduanya — nilai yang hilang cukup dibiarkan kosong.
Tips praktis
- Mengonversi respons API untuk laporan spreadsheet: tempel array JSON langsung dari tab Network browser atau tool pengujian API, konversi, lalu unduh — tanpa perlu skrip perantara.
- Bekerja dengan catatan yang tidak konsisten (misalnya field opsional dari ekspor formulir): deteksi header otomatis berarti Anda tidak perlu menyelaraskan skema secara manual terlebih dahulu.
- Jika JSON Anda adalah satu objek besar dengan array bertingkat di dalamnya (misalnya {"users": [...]}), ekstrak bagian array-nya saja (bagian [...]) sebelum menempelkannya di sini.
Mengapa urutan dan kelengkapan kolom penting
Bug CSV yang halus tapi umum terjadi saat data diekspor dengan menulis header secara manual terlebih dahulu dan berharap setiap baris cocok: jika baris ke-50 dari 1000 punya field tambahan yang tidak dimiliki baris sebelumnya, penulis CSV baris-per-baris yang sederhana akan diam-diam membuang field itu atau menggeser semua kolom berikutnya jadi tidak sejajar. Tool ini menghindari kegagalan itu dengan memindai seluruh objek di array terlebih dahulu untuk membangun baris header yang lengkap dan benar sebelum menulis satu baris output pun — jadi sebuah field yang hanya muncul sekali, pada objek paling terakhir, tetap mendapat kolomnya sendiri dan nilai field itu di semua baris lain dengan benar ditampilkan kosong alih-alih merusak struktur baris.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini bekerja dengan satu objek JSON tunggal alih-alih array?
Tool ini mengharapkan sebuah array — bungkus satu objek dalam tanda kurung siku, misalnya ubah {"name":"Alice"} menjadi [{"name":"Alice"}], dan tool akan mengonversinya menjadi CSV satu baris.
Apa yang terjadi pada objek atau array bertingkat di dalam sebuah field?
Data itu diserialisasi sebagai string JSON di dalam sel tersebut (misalnya field berisi {"a":1} menjadi teks "{""a"":1}" di CSV, ter-escape tanda kutip dengan benar) alih-alih menyebabkan error atau dibuang. Jika Anda butuh data bertingkat diratakan menjadi kolom terpisah, itu membutuhkan tool berbeda yang khusus untuk skema tertentu.
Apakah data saya diunggah ke server?
Tidak. Konversi berjalan sebagai JavaScript sepenuhnya di browser Anda — tidak ada yang dikirim ke mana pun, sehingga aman digunakan untuk data pelanggan atau bisnis yang diekspor.
Mengapa CSV saya memiliki sel kosong?
Jika beberapa objek di array Anda tidak memiliki kunci yang dimiliki objek lain, kolom itu tetap ada tapi selnya dibiarkan kosong untuk objek yang tidak memilikinya — ini menjaga semua data Anda alih-alih error karena catatan yang tidak konsisten.
Apakah nilai dengan koma akan merusak CSV-nya?
Tidak. Nilai apa pun yang mengandung koma, tanda kutip, atau jeda baris otomatis dibungkus tanda kutip (dengan tanda kutip internal di-escape) sesuai aturan CSV standar, sehingga terbuka dengan benar di Excel dan Google Sheets.