
Cek aplikasi dan situs mana saja yang terhubung ke akun Google kamu (dan cabut aksesnya)
Dipublikasikan 24 Jul 2026
Setiap kali kamu klik “Sign in with Google” di suatu aplikasi atau situs, kamu bukan cuma login sekali — kamu memberikan aplikasi itu akses tetap ke akun Google-mu, yang akan terus aktif sampai kamu mencabutnya sendiri secara manual. Kebanyakan orang tidak pernah mengecek daftar ini, dan daftarnya cenderung terus bertambah selama bertahun-tahun: aplikasi yang pernah kamu coba di 2019, ekstensi browser yang sudah lupa pernah diinstal, proyek hackathon yang dulu minta akses kontakmu. Berikut lokasi persisnya dan cara membersihkannya.
Di mana melihat semua aplikasi yang terhubung ke akun Google kamu
Buka myaccount.google.com/permissions (atau lewat: Google Account → Security → “Third-party apps with account access”).
Halaman ini mencantumkan semua aplikasi dan situs yang pernah diberi akses OAuth ke akun Google-mu — bukan cuma yang masih aktif kamu pakai. Klik salah satu entri untuk melihat persis apa yang bisa diaksesnya: alamat email, foto profil, kontak, file Google Drive, Calendar, atau (jauh lebih jarang, tapi tetap perlu dicek) akses penuh ke akun.
Arti sebenarnya dari setiap level izin
Google mengelompokkan akses ke dalam beberapa tingkatan kasar, dan bedanya cukup penting:
- Info profil dasar (nama, email, foto) — risiko rendah. Ini yang diminta hampir semua tombol “Sign in with Google”, setara dengan aplikasi tahu siapa kamu.
- Melihat, mengedit, membuat, atau menghapus file Google Drive kamu — ini izin yang jauh lebih besar. Aplikasi dengan izin ini bisa membaca dokumen yang tidak pernah kamu maksudkan untuk dibagikan ke mereka.
- Membaca, mengirim, menghapus, dan mengelola email kamu — izin umum berisiko paling tinggi. Sangat sedikit aplikasi legitimate yang benar-benar butuh ini; kalau ada aplikasi yang tidak kamu kenal memilikinya, cabut segera.
- Akses penuh ke akun — biasanya diperuntukkan bagi alat pemulihan akun atau migrasi. Seharusnya daftarnya sangat pendek, idealnya kosong kecuali untuk alat yang memang sengaja kamu siapkan sendiri.
Cara mencabut akses
Di halaman permissions, klik aplikasi mana pun yang sudah tidak kamu pakai atau tidak kamu kenali, lalu klik Remove Access. Ini langsung membatalkan token OAuth aplikasi tersebut — aplikasi itu tidak bisa lagi membaca datamu, dan kalau butuh akses lagi, kamu harus mengotorisasinya ulang secara eksplisit.
Mencabut akses tidak menghapus data yang sudah diunduh atau disimpan aplikasi itu sendiri di server-nya sebelum kamu mencabutnya — hanya menghentikan akses ke depannya. Kalau sebuah aplikasi pernah punya akses ke data sensitif dan kamu tidak yakin apa yang sudah mereka lakukan dengan data itu, itu urusan terpisah yang harus dicek lewat kebijakan privasi aplikasi tersebut, bukan sesuatu yang bisa dibatalkan oleh tombol revoke Google.
Jangan berhenti di aplikasi saja — cek juga perangkat
Ada halaman terkait tapi terpisah, myaccount.google.com/device-activity, yang menampilkan semua perangkat yang saat ini masih login ke akun Google-mu: ponsel, laptop, smart TV, apa saja. Kalau kamu melihat perangkat yang tidak kamu kenali, atau perangkat yang sudah dijual/diberikan bertahun-tahun lalu tapi masih tercantum, klik perangkat itu dan pilih Sign out. Ini pengecekan paling berguna setelah kamu curiga — bahkan hanya samar-samar — bahwa password kamu mungkin sudah bocor, karena langsung mengeluarkan sesi apa pun yang mungkin sedang dipegang penyerang, terlepas dari apakah kamu sudah mengganti password atau belum.
Rutinitas lima menit yang layak diulang
- Buka myaccount.google.com/permissions, cek daftarnya, dan hapus apa pun yang sudah tidak aktif kamu pakai atau tidak kamu kenali.
- Buka myaccount.google.com/device-activity dan sign out perangkat yang asing.
- Kalau kamu tidak yakin apakah password yang kamu pakai di tempat lain sudah bocor, cek lewat password breach checker — alat ini memeriksa terhadap data kebocoran nyata tanpa pernah mengirim password aslimu ke mana pun.
Tidak ada satu pun dari ini yang perlu instalasi apa pun atau mempercayakan akunmu ke pihak ketiga — semuanya sudah tersedia langsung di pengaturan Google sendiri, dan waktu yang dibutuhkan lebih singkat daripada waktu membaca artikel ini.