CodeKitHub
Bahasa Indonesia
Alat Generator

Generator Barcode Gratis

Ketik atau tempel sebuah nilai dan dapatkan barcode yang bisa dipindai seketika — pilih CODE128 untuk teks umum, EAN-13 atau UPC-A untuk produk ritel, atau CODE39 untuk label gudang dan inventaris. Barcode diperbarui secara langsung saat Anda mengetik, dan Anda bisa mengunduh PNG bersih untuk label, kemasan, atau lembar inventaris.

The barcode updates live as you type — generated entirely in your browser.

Apa Itu Alat Ini?

Barcode adalah pola garis-garis paralel yang bisa dibaca mesin, yang menyandikan string pendek berupa teks atau angka. Berbeda dengan kode QR, sebagian besar format barcode bersifat satu dimensi dan dirancang puluhan tahun lalu untuk pemindai ritel, sehingga tetap menjadi standar untuk kemasan produk, label pengiriman, dan sistem inventaris.

Generator ini menjalankan logika penyandian sepenuhnya di peramban Anda menggunakan pustaka JsBarcode yang banyak digunakan, sehingga data Anda tidak pernah diunggah — berguna saat Anda membuat barcode untuk SKU internal atau produk yang belum dirilis.

Mengapa Menggunakannya?

  • Empat format umum dalam satu alat: CODE128 untuk teks umum, EAN-13 dan UPC-A untuk produk ritel, CODE39 untuk label gudang.
  • Pratinjau langsung diperbarui saat Anda mengetik atau mengubah opsi.
  • Lebar garis, tinggi, dan warna dapat disesuaikan agar cocok dengan templat label Anda.
  • Pesan kesalahan validasi yang jelas — jika aturan suatu format tidak terpenuhi (misalnya EAN-13 memerlukan digit cek 12/13 yang valid), Anda diberitahu alasannya secara tepat.
  • Privat: nilai barcode dibuat secara lokal, tidak ada yang dikirim ke server.

Cara Menggunakan

  1. Pilih format yang sesuai dengan kebutuhan Anda: CODE128 untuk teks campuran, EAN-13/UPC-A untuk produk ritel, CODE39 untuk label internal.
  2. Ketik nilai yang akan disandikan — hanya angka untuk EAN-13/UPC-A, huruf dan angka untuk CODE128/CODE39.
  3. Sesuaikan lebar garis, tinggi, dan warna jika perlu, dan aktifkan/nonaktifkan apakah teks yang bisa dibaca manusia muncul di bawah garis-garis.
  4. Klik "Download PNG" lalu cetak atau tempelkan barcode ke desain label Anda.

Contoh

Input

123456789012 (format: UPC-A)

Output

Barcode UPC-A yang bisa dipindai dengan digit cek dihitung otomatis dan angka tercetak di bawah garis-garis.

EAN-13 dan UPC-A memvalidasi digit cek — jika Anda mengetik angka yang tidak sesuai, alat ini memberi tahu Anda alih-alih menghasilkan barcode yang tidak bisa dipindai.

Memilih antara CODE128, EAN-13, UPC-A, dan CODE39

FormatIsiPenggunaan umum
CODE128Huruf, angka, simbol apa punLabel pengiriman, logistik, tujuan umum
EAN-1312-13 digitProduk ritel yang dijual secara internasional
UPC-A11-12 digitProduk ritel yang dijual di AS/Kanada
CODE39Huruf kapital, angka, - . $ / + % spasiLabel gudang, lencana ID, sistem pemindai lawas

Barcode vs. Kode QR

Barcode bersifat satu dimensi dan menyimpan data jauh lebih sedikit daripada kode QR — biasanya hanya nomor produk pendek, bukan URL. Ini adalah pilihan tepat saat Anda butuh kompatibilitas dengan infrastruktur pemindai ritel yang sudah berusia puluhan tahun atau standar identifikasi produk tertentu seperti EAN/UPC.

Untuk menautkan ke situs web, jaringan Wi-Fi, atau blok teks yang lebih besar, kode QR adalah pilihan yang lebih cocok karena bisa menampung ribuan karakter dan bisa dibaca oleh kamera ponsel mana pun.

Generator Kode QR · Generator UUID

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Format barcode mana yang sebaiknya saya gunakan?

CODE128 paling fleksibel — menyandikan teks ASCII apa pun dan digunakan untuk label pengiriman dan logistik. EAN-13 adalah standar untuk produk ritel yang dijual secara internasional; UPC-A adalah padanannya di AS/Kanada (12 digit). CODE39 lebih tua dan sederhana, umum di gudang dan lencana ID, tetapi kurang ringkas dibanding CODE128.

Mengapa EAN-13 atau UPC-A menolak angka saya?

Kedua format berakhir dengan digit cek yang dihitung dari digit-digit sebelumnya. EAN-13 memerlukan tepat 12 digit (alat ini menambahkan digit cek) atau 13 digit (digit ke-13 harus sudah merupakan digit cek yang benar). UPC-A bekerja dengan cara yang sama menggunakan 11 atau 12 digit. Jika Anda mengetik nomor barcode produk asli, periksa kembali apakah semua digit sudah tersalin.

Bisakah saya menggunakan barcode ini secara komersial, misalnya untuk produk yang saya jual?

Simbologi barcode itu sendiri (CODE128, EAN-13, dll.) adalah standar terbuka tanpa biaya lisensi untuk merendernya. Namun, untuk menjual produk fisik di toko ritel dengan nomor EAN/UPC resmi, Anda biasanya perlu mendaftarkan nomor tersebut ke GS1 — alat ini merender barcode visualnya saja, tidak mengalokasikan nomor produk yang unik secara global.

Ukuran berapa yang sebaiknya digunakan untuk mencetak barcode?

Pemindai ritel disetel untuk kode EAN-13/UPC-A selebar sekitar 3-8 cm pada skala 100% — mengecilkan di bawah sekitar 80% sering membuat garis terlalu tipis untuk dipindai secara andal. Untuk label gudang CODE128, ikuti spesifikasi templat label Anda, dan selalu uji pindai sampel cetakan sebelum mencetak satu batch penuh.

Apakah ini menyimpan atau mengirimkan nilai yang saya sandikan?

Tidak. Barcode dirender pada elemen canvas langsung di peramban Anda menggunakan JavaScript — tidak ada yang diunggah, dicatat, atau dikirim ke mana pun.

Alat Terkait